DEET (bahasa Inggris diethylmethylbenzamide), yang nama kimianya adalah diethyltoluamide, adalah penolak serangga spektrum luas. DEET memiliki efek penolak terhadap berbagai serangga penggigit di berbagai lingkungan dan dapat mengusir lalat penyengat, lalat kecil, lalat hitam, tungau, lalat rusa, kutu, lalat kecil, lalat kuda, nyamuk, lalat pasir, lalat kandang, dan kutu.
sifat kimia
Cairan tidak berwarna hingga kuning kecoklatan. Memiliki aroma jeruk yang ringan. Hampir tidak larut dalam air, tetapi dapat bercampur dengan etanol, 2-propanol, propilen glikol, dan minyak biji kapas. Kandungan meta-isomer produk industri adalah 85 hingga 95%, d24 adalah 0,996 hingga 0,998, dan viskositas pada 30°C adalah 13,3 sentimeter kubik. Nilai LD50 oral akut pada tikus putih jantan sekitar 2000 mg/kg; pemberian pakan yang mengandung 1% DEET kepada tikus selama 200 hari tidak menimbulkan efek samping; senyawa yang tidak diencerkan dapat mengiritasi selaput lendir, tetapi penggunaan DEET dengan konsentrasi penolak serangga pada wajah dan lengan setiap hari hanya menyebabkan iritasi ringan.
Tujuan:
Sebagai penolak serangga, DEET adalah bahan penolak utama dalam berbagai seri penolak nyamuk padat dan cair. DEET memiliki efek khusus dalam mencegah nyamuk. Ketiga isomer DEET memiliki efek penolak terhadap nyamuk, dan isomer meta adalah yang terkuat. Sediaan: 70%, 95% cair.
Nomor CAS 134-62-3
Rumus molekul C12H17NO
Berat molekul 191,27
Nomor EINECS 205-149-7
Titik leleh -45°C
Titik didih 111°C 1mmHg
Kepadatan 0,998 g/mL pada 20°C (literatur)
Kepadatan uap 6,7 (Buku kimia vs udara)
Tekanan uap <0,01 mmHg (25°C)
Indeks bias n20/D1.523 (lit.)
Titik nyala > 230°F
Informasi Kontak
Waktu posting: 04-Jan-2026






