
Untuk memahami kedap air struktural, perlu diketahui bahan-bahan dasar yang membentuk bangunan. Bangunan pada umumnya terbuat dari beton, batu bata, batu, dan mortar. Bahan-bahan ini tersusun dari kristal karbonat, silikat, aluminat, dan oksida yang memiliki banyak atom oksigen dan gugus hidroksil. Semen adalah komponen utama beton. Beton terbentuk melalui reaksi kimia antara semen dan air. Reaksi kimia ini disebut hidrasi.
Sebagai hasil dari reaksi hidrasi, selain senyawa silikat yang memberikan kekerasan dan kekuatan pada semen, terbentuk juga komponen kalsium hidroksida. Kalsium hidroksida melindungi tulangan dari korosi karena baja tidak dapat berkorosi dalam kondisi yang sangat basa. Biasanya, beton memiliki pH di atas 12 karena adanya kalsium hidroksida.
Ketika kalsium hidroksida bertemu dengan karbon dioksida, terbentuk kalsium karbonat. Reaksi ini disebut karbonasi. Beton akan mengeras, dan permeabilitas akan berkurang selama reaksi ini. Di sisi lain, kalsium karbonat menurunkan pH beton hingga sekitar 9. Pada pH ini, lapisan oksida pelindung yang mengelilingi baja tulangan akan rusak, dan korosi menjadi mungkin terjadi.
Air merupakan unsur penting dalam reaksi hidrasi. Jumlah penggunaan air memiliki peran penting dalam kinerja beton. Kekuatan beton meningkat ketika lebih sedikit air digunakan untuk membuat beton. Kehadiran air berlebih dalam beton mengurangi kinerja beton. Jika struktur tidak terlindungi dengan baik dari air, struktur akan rusak dan mengalami degradasi. Ketika air masuk ke dalam beton melalui celah kapilernya, kekuatan beton akan hilang, dan bangunan akan rentan terhadap korosi. Oleh karena itu, kedap air struktural merupakan sistem perlindungan mendasar.
Material apa yang umum digunakan dalam pelapisan kedap air struktural?
Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, semua bagian struktur bangunan dari ruang bawah tanah hingga atap, seperti dinding, kamar mandi, dapur, balkon, garasi, teras, atap, tangki air, dan kolam renang, harus dilindungi dari air agar bangunan tahan lama. Umumnya digunakanbahan untuk kedap air pada bangunanmeliputi material berbahan dasar semen, membran bitumen, membran kedap air cair, lapisan bitumen, dan membran cair poliuretan.
Aplikasi yang paling umum dalam sistem kedap air adalah lapisan bitumen. Bitumen dikenal luas, murah, berkinerja tinggi, dan mudah diaplikasikan. Ini adalah lapisan pelindung dan agen kedap air yang sangat baik. Kinerja material berbasis bitumen dapat ditingkatkan dengan modifikasi menggunakan material yang lebih fleksibel seperti poliuretan atau polimer berbasis akrilik. Selain itu, material berbasis bitumen dapat dirancang dalam berbagai bentuk, seperti lapisan cair, membran, pita, pengisi, dan lain sebagainya.
Apa itu pita pelapis anti air?
Air merusak bangunan, menyebabkan jamur, pembusukan, dan korosi yang mengurangi daya tahan struktural. Pita pelapis kedap air yang digunakan untuk kedap air struktural dirancang untuk mencegah penetrasi air ke dalam selubung bangunan. Penggunaan pita pelapis mencegah air masuk ke dalam bangunan melalui bukaan selubung. Pita pelapis mengatasi masalah kelembaban dan aliran udara di sekitar selubung bangunan seperti pintu, jendela, lubang paku, dan sifat ini membuatnya berguna juga pada sistem atap.
Pita kedap air BaumerkTerbuat dari bitumen atau bahan dasar butil, dapat diaplikasikan dingin, satu sisi dilapisi dengan foil aluminium atau mineral berwarna, sisi lainnya berupa perekat. Semua pita perekat ini memberikan kedap air dengan daya rekat pada berbagai substrat seperti kayu, logam, kaca, plester, beton, dll.
Memilih pita pelapis yang tepat sangat penting untuk memberikan kedap air dan meningkatkan kualitas bangunan di dalam ruangan. Anda harus menentukan kebutuhan Anda. Jadi, apa yang Anda butuhkan? Perlindungan UV, daya rekat tinggi, kinerja cuaca dingin, atau semuanya?Tim bahan kimia kedap air Baumerk selalu membimbing Anda.untuk memilih solusi yang tepat untuk kedap air bangunan Anda.
Apa saja keunggulan pita pelapis kedap air berbahan dasar bitumen?
Baumerk B SELF TAPE ALPita kedap air berkinerja tinggi yang digunakan untuk kedap air struktural ini dapat diaplikasikan pada berbagai area aplikasi. Berkat lapisan foil aluminium dan lapisan mineral di permukaan atasnya, pita ini memberikan ketahanan terhadap sinar UV. Selain itu, penggunaannya mudah. Cukup lepaskan lapisan film yang dapat dilepas dari B-SELF TAPE AL dan tekan permukaan perekatnya dengan kuat pada substrat.
Untuk informasi lebih lanjut tentang kedap air struktural, Anda dapat melihat konten kami yang lain, yang berjudul sebagaiApakah Anda benar-benar mengetahui segala hal tentang kedap air pada bangunan?
Waktu posting: 21 September 2023




